Berawal dari Taksi Mogok, Ini Kronologi Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo

Ternyata Taksi Listrik Picu Tabrakan Karambol KRL dan Argo Bromo/(ist)

FAKTANASIONAL.NET – Kecelakaan hebat yang melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur akhirnya terungkap secara gamblang ke publik.

Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Kamis (21/5/2026), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memaparkan kronologi lengkap peristiwa pilu yang merenggut belasan nyawa tersebut.

Berdasarkan laporan investigasi yang dilansir media nasional secara berkala, petaka besar ini dipicu oleh sebuah insiden tak terduga di perlintasan sebidang.

Malam mencekam pada Senin (27/4) itu diawali ketika KRL 5568A tiba di Stasiun Bekasi pukul 20.34 WIB. Situasi mulai rumit saat sebuah taksi berwarna hijau tiba-tiba mogok di tengah rel kawasan Bekasi Timur.

Tak lama kemudian, tepat pukul 20.48 WIB, KRL 5181B relasi Cikarang-Jakarta melintas dan langsung menghantam taksi tersebut. Insiden awal ini spontan memicu kerumunan warga setempat yang penasaran ingin melihat lokasi kejadian.

Detik-Detik Benturan Fatal Argo Bromo Anggrek

Hanya berselang satu menit, KRL 5568A arah Cikarang tiba di Stasiun Bekasi Timur dalam kondisi terlambat sembilan menit. Masinis terpaksa menghentikan laju kereta karena jalur di depannya dipadati oleh masyarakat.

Di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek meluncur dari Stasiun Bekasi pukul 20.51 WIB dengan kecepatan tinggi mencapai 108 kilometer per jam.

Tanpa ampun, lokomotif tersebut menghantam KRL 5568A yang sedang tertahan pada pukul 20.52 WIB. Tragedi mematikan ini mengakibatkan sedikitnya 16 penumpang KRL meninggal dunia, sementara 90 orang lainnya mengalami luka-luka serius.

Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat tanpa cedera. Proses evakuasi para korban berlangsung sangat dramatis selama hampir 12 jam dan baru selesai sepenuhnya pada Selasa (28/4) pagi hari.[dit]

Exit mobile version