“Untuk sektor diesel, dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas terhadap stabilitas ekonomi nasional,” kata Roberth menambahakan.
BBM Subsidi dan Pertamax Bertahan di Harga Lama
Di sisi lain, Pertamina memastikan bahwa penyesuaian ini tidak menyentuh jenis BBM penugasan maupun produk nonsubsidi lainnya.
Harga Pertalite dipastikan tetap bertahan di angka Rp10.000 per liter, Pertamax di Rp12.300 per liter, Pertamax Green di Rp12.900 per liter, dan Solar subsidi di posisi Rp6.800 per liter.
Ke depan, manajemen Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memantau pergerakan pasar energi global dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah.
Langkah ini diambil guna memastikan pasokan energi di dalam negeri tetap andal, kompetitif, dan berkelanjutan.
“Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan ketersediaan energi tetap tersedia, andal, dan mudah diakses masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk produk BBM berkualitas untuk mendukung performa kendaraan,” pungkas Roberth.











