Dirjen Bina Bangda Kemendagri Hadiri FGD Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah Tapanuli Utara

TAPANULI UTARA, FAKTANASIONAL.NET – Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah (RIPD) Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (3/6) di Sopo Partungkoan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara

FGD ini bertujuan untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data. Selain itu, FGD menjadi wadah untuk memberikan arahan strategis terkait integrasi Rencana Induk Pembangunan ke dalam dokumen perencanaan daerah yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Pada sambutannya, Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan sejumlah potensi unggulan daerah, mulai dari kawasan dataran tinggi dan perbukitan strategis yang terhubung dengan ekosistem Danau Toba, potensi sektor hortikultura, perkebunan rakyat, peternakan, hingga pariwisata alam, budaya, rohani, dan ekonomi kreatif. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti rendahnya nilai tambah dan hilirisasi komoditas, kualitas kesehatan dan pendidikan yang perlu ditingkatkan, ketimpangan infrastruktur antarwilayah, serta penguatan kapasitas fiskal dan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud menyampaikan pentingnya penyusunan rencana pembangunan yang selaras dengan arah pembangunan nasional, Provinsi Sumatera Utara, serta dokumen perencanaan daerah yang telah ditetapkan.

“Tapanuli Utara memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kawasan agropolitan unggulan yang berdaya saing. Oleh karena itu, pembangunan harus dilakukan secara bertahap dan terarah, dimulai dari penguatan infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan konektivitas wilayah, kemudian dilanjutkan dengan transformasi ekonomi melalui hilirisasi pertanian, hingga pada akhirnya mampu meningkatkan daya saing global dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” jelas Restuardy.