“Kerugiannya berlipat ganda dan belum bisa diakumulasi secara riil. Pihak lawan sama sekali tidak menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikan kekisruhan ini. Atas dasar itulah kami mengambil langkah hukum tegas,” urai Zion mendampingi sang aktris.
Sebelum menyeret kasus ini ke meja hijau, Ratu Sofya sejatinya masih membuka lebar opsi mediasi. Ia hanya meminta pihak terlapor menggelar konferensi pers terbuka untuk memohon maaf.
Namun ironisnya, tawaran diplomatis tersebut justru tidak digubris. Ratu menilai pihak lawan terlalu termakan gengsi untuk mengakui kesalahan fatal mereka secara jantan di hadapan media massa dan masyarakat luas.
Merespons tudingan miring yang menuduh dirinya malas dan menolak ikut serta dalam rangkaian tur promosi film, dara kelahiran Aceh tersebut membantah keras.
Ia mengklarifikasi bahwa dirinya sangat siap bekerja secara profesional, asalkan kompensasi finansialnya dituntaskan terlebih dahulu.
“Saya tidak pernah satu kali pun menolak tugas promosi. Saya di sini hanya sekadar menuntut apa yang menjadi hak dan fee sah saya sebagai aktor. Selain itu, saya meminta mereka legowo meminta maaf karena terbukti bersalah,” pungkas Ratu Sofya menutup perbincangan.[dit]











