FAKTANASIONAL.NET – Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama memicu banjir di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu (7/6/2026) pukul 10.40 WITA.
Berdasarkan data yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam periode 7-8 Juni 2026, peristiwa tersebut terjadi akibat meluapnya debit air Sungai Toribulu.
Bencana banjir ini melanda dua wilayah, yakni Desa Toribulu dan Desa Sienjo yang berada di kawasan Kecamatan Toribulu. Luapan sungai tidak hanya menggenangi kawasan pemukiman, tetapi juga merendam lahan pertanian warga.
Baca Juga: BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau 2026 Landa Mayoritas Wilayah Indonesia pada Agustus
Tercatat sebanyak lima hektar area persawahan di Desa Toribulu dan tiga hektar area persawahan di Desa Sienjo dilaporkan terdampak.
Merespons kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong bersama unsur terkait langsung diterjunkan ke lapangan.
Petugas gabungan telah melakukan asesmen cepat di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat untuk penanganan lebih lanjut.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD, BMKG, dan PVMBG, serta segera melakukan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan ancaman bencana demi meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan.
Baca Juga: BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering akibat Fenomena El Nino










