Cadangan Minyak AS Menyusut Tajam
Kekhawatiran pasar kian diperparah oleh rilis data persediaan energi dari AS.
Laporan terbaru Energy Information Administration (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah AS merosot tajam hingga 7,2 juta barel menjadi 426,5 juta barel pada pekan yang berakhir 5 Juni.
Penurunan ini jauh lebih besar dari ekspektasi awal para analis yang memprediksi penurunan di angka 4 juta barel.
Sejak konflik bersenjata Iran dimulai pada 28 Februari lalu, total persediaan minyak mentah AS—termasuk Cadangan Minyak Strategis (SPR)—tercatat telah menyusut sekitar 79 juta barel.
Penyusutan besar-besaran ini terjadi akibat langkah AS yang terus menggenjot volume ekspor demi menutupi kelangkaan pasokan global, menyusul terganggunya arus pengiriman energi internasional di sepanjang kawasan Selat Hormuz.
Baca Juga: Manuver Kilat 48 Jam Menlu Iran: Putin Siap Pasang Badan, AS Terjepit di Selat Hormuz!










