Gagal Menyalip Pick Up, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Tangki di Ambawang

Petugas Satlantas Polres Kubu Raya melakukan olah TKP kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor, pick up, dan truk tangki di Ambawang. (Dok. HP/Faktanasional)

Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari sehingga korban mengalami benturan keras.

“Karena kendaraan masuk ke jalur berlawanan, dari arah Tayan menuju Pontianak datang kendaraan truk tangki. Kecelakaan pun terjadi dan mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia,” tambahnya.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan faktor utama penyebab kecelakaan adalah kurangnya perhitungan jarak aman saat melakukan manuver mendahului kendaraan di depan.

Petugas menilai korban tidak memiliki ruang yang cukup untuk menyalip sehingga kendaraan bergerak ke jalur berlawanan dan memicu kecelakaan fatal.

Kecelakaan maut di Ambawang tersebut kembali menambah daftar kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat manuver mendahului tanpa memperhitungkan kondisi jalan dan keselamatan.

Polres Kubu Raya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara. Jangan memaksakan mendahului apabila ruang dan jarak tidak memungkinkan. Utamakan keselamatan dibandingkan kecepatan atau keinginan untuk segera sampai tujuan. Kecelakaan lalu lintas sering kali diawali oleh kelalaian yang sebenarnya dapat dicegah,” tegasnya.

Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Kubu Raya masih melakukan pendalaman dan melengkapi administrasi penyelidikan terkait kecelakaan tersebut.

Sementara itu, seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan proses penyelidikan lebih lanjut.