FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia bekerja sama dengan Bank Kalbar menyelenggarakan pembekalan ASN calon pensiun tahun 2027 di sebuah aula hotel setempat.
Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau Herkulanus membuka secara resmi kegiatan pengarahan yang diikuti oleh 203 pegawai negeri sipil tersebut.
“Bank Kalbar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau, dalam hal ini BKPSDM, melaksanakan kegiatan yang setiap tahun kita laksanakan, yaitu pembekalan kepada ASN yang akan memasuki usia pensiun. Hari ini pesertanya adalah ASN yang akan pensiun di tahun 2027,” ujar Herkulanus saat diwawancarai usai membuka kegiatan tersebut.
Herkulanus menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan ASN calon pensiun ini sangat penting untuk mempersiapkan tata kelola keuangan purna tugas yang berasal dari tabungan PT Taspen.
“Dengan adanya kegiatan ini, para calon pensiun bisa tahu apa saja berkas-berkas administrasi yang harus disiapkan untuk mengurus hak-haknya,” ujarnya.
Pihak Bank Kalbar turut memberikan pemaparan materi terkait stimulus fasilitas perkreditan yang masih dapat diakses oleh para pegawai setelah memasuki masa pensiun.
Pemerintah daerah berharap pihak perbankan tidak hanya memberikan dukungan berupa kucuran pembiayaan melainkan juga pendampingan usaha secara berkelanjutan.
“Kita harapkan ke depan ada pendampingan sehingga stimulus perkreditan yang dikucurkan dapat memberikan manfaat. Tidak hanya untuk hal konsumtif, tapi bisa untuk usaha, dalam rangka ketahanan pangan keluarga. Perlu pendampingan soal usaha apa yang sedang prospek, marketing, dan pemasarannya,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bank Kalbar Cabang Sanggau Imam Darwin Saputra menyatakan kesiapan institusinya dalam memberikan edukasi bisnis bagi para peserta purna bakti.
Materi pengarahan tersebut mencakup pengetahuan transaksi digital dan sistem pengelolaan keuangan yang tepat untuk menunjang kegiatan usaha pascapensiun.
“Di Sanggau ini banyak sekali usaha yang bisa mereka jalankan. Banyak juga sektor pertanian seperti sawit. Apakah nanti para ASN ini bisa merambah ke situ, membeli lahan sawit secara mandiri. Bank Kalbar akan memberikan layanan dari sisi keuangan,” jelasnya.
Imam menegaskan bahwa Bank Kalbar siap mendampingi aparatur negara yang berminat menggeluti bidang usaha kuliner maupun sektor komersial lainnya.
“Intinya kita memberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan pribadi ataupun usaha yang akan mereka jalankan,” tegasnya.
Pihak perbankan menilai seluruh aparatur negara di lingkungan pemerintahan merupakan kategori nasabah setia yang telah mempercayakan pengelolaan dana sejak awal masa jabatan.
“Pengelolaan keuangan dari mulai P3K, dari CPNS sampai pensiun, kita yang mengelola dananya. Kita apresiasi seluruh ASN khususnya di Kabupaten Sanggau. Kami sangat bangga melayani seluruh ASN dengan mengelola keuangan mereka sampai masa pensiun,” ucap Imam.
Sebagai tindak lanjut program tersebut Bank Kalbar juga menyiapkan alokasi fasilitas kredit produktif bagi para pensiunan yang ingin terjun ke dunia wirausaha.
“Kalau ASN tersebut akan melanjutkan ke sektor usaha produktif, kita bisa kasih kredit produktif, misalnya KUR. Setelah akad kredit, kita akan melakukan pendampingan berupa konsultasi usaha,” pungkasnya.
(*Red)











