Daerah  

Proses Pemadaan Kebakaran di TPA Jatiwaringin Masuk Hari Kesembilan, BNPB: Capai 49 Persen dan Fokus Pemadaman

“Dari bawah ini kita berjalan, dari atas pun disiram juga untuk pendinginan mematikan api ini,” tuturnya.

Dengan begitu sebaran api di permukaan TPA Jatiwaringin kini sudah berhasil diredam secara bertahap. Namun, tantangan utama di hari kesembilan ini bergeser pada penanganan kepulan asap tebal yang keluar dari bawah gunungan sampah.

Berdasarkan deteksi alat geotermal, material di dalam TPA masih menyimpan potensi panas yang tinggi dan memproduksi gas.

“Saat ini api di permukaan tidak kelihatan, namun ada asap yang keluar dari dalam tumpukan sampah. Dimungkinkan di dalamnya itu ada sumber panas karena mengandung gas,” tambah Djohan.

Situasi ini yang membuat tim gabungan terus bersiaga melakukan penyiraman air secara konstan ke zona dalam sampah.

Menyoal penanganan jangka panjang melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), ujar Djohan Darmawan, telah berkoordinasi secara berkala dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak awal kejadian.

Namun, proses rekayasa cuaca hujan buatan tersebut belum dapat dieksekusi lantaran pertumbuhan awan potensial di atas kompleks TPA Jatiwaringin dan sekitarnya terpantau masih sangat minim.

“BNPB bersama BMKG terus memantau dinamika atmosfer dan menegaskan akan segera mengajukan izin penyemaian awan begitu kondisi meteorologis di wilayah tersebut mulai memenuhi syarat,” ujarnya. (adm)