Fakta Nasional

Perkuat Pasokan Nasional, Pertamina Patra Niaga Impor 45,9 Ribu Ton LPG dari Amerika Serikat

FAKTANASIONAL.NET – PT Pertamina Patra Niaga mendatangkan sekitar 45,9 ribu metrik ton liquefied petroleum gas (LPG) dari Freeport, Texas, Amerika Serikat (AS). Langkah impor ini dilakukan sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pasokan gu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 14 July 2026 📖 2 menit
Perkuat Pasokan Nasional, Pertamina Patra Niaga Impor 45,9 Ribu Ton LPG dari Amerika Serikat
PT Pertamina Patra Niaga mendatangkan sekitar 45,9 ribu metrik ton LPG dari Amerika Serikat guna menjaga keandalan pasokan energi nasional yang akan dibongkar di Terminal LPG Sekong Banten dan Terminal LPG Arun Aceh./Dok. Pertamina Patra Niaga

FAKTANASIONAL.NET – PT Pertamina Patra Niaga mendatangkan sekitar 45,9 ribu metrik ton liquefied petroleum gas (LPG) dari Freeport, Texas, Amerika Serikat (AS).

Langkah impor ini dilakukan sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pasokan guna memperkuat ketahanan energi domestik.

Seluruh muatan tersebut diangkut menggunakan kapal Pertamina Gas 1 (PG1) yang telah menempuh pelayaran lintas samudra sejak bertolak pada 29 Mei 2026 lalu.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa langkah mendatangkan LPG impor ini merupakan upaya perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan di tengah ketidakpastian pasar global.

"Di tengah dinamika energi global, menjaga keandalan pasokan merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap mata rantai pasok, mulai dari pengadaan hingga distribusi, berjalan secara terintegrasi agar kebutuhan energi masyarakat dan sektor produktif tetap terpenuhi," ujar Kitty dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/7/2026).

Baca Juga: Pertamina Siap Jalankan Kebijakan Baru Tata Kelola Harga Gas Bumi Nasional

Dibagi untuk Wilayah Banten dan Aceh

Secara rinci, muatan yang dibawa oleh kapal PG1 terdiri atas 23 ribu metrik ton propane dan 22,8 ribu metrik ton butane. Total volume tersebut diperkirakan setara dengan kebutuhan sekitar 15,2 juta tabung LPG ukuran 3 kilogram.

Setibanya di perairan Indonesia, pasokan LPG ini tidak dibongkar di satu lokasi saja. Sebanyak 26 ribu metrik ton LPG dijadwalkan dibongkar di Terminal LPG Sekong, Banten. Sementara itu, sisa muatan sebesar 19,9 ribu metrik ton akan dibongkar di Terminal LPG Arun, Lhokseumawe, Aceh.

Nantinya, pasokan tersebut akan langsung memperkuat stok nasional sebelum disalurkan ke masyarakat dan sektor industri melalui jaringan infrastruktur Pertamina Patra Niaga.

Kitty menambahkan bahwa pengadaan LPG dari luar negeri ini merupakan bagian dari pengelolaan rantai pasok terintegrasi yang mencakup aspek pengadaan, transportasi, penyimpanan, hingga distribusi ke konsumen akhir.

"Kedatangan Pertamina Gas 1 menjadi wujud nyata komitmen kami dalam memastikan pasokan LPG tetap tersedia secara aman, andal, dan berkelanjutan," katanya.

Untuk memastikan kelancaran proses pengiriman jarak jauh ini, Pertamina menyatakan bahwa seluruh tahapan operasional dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan agar muatan tiba sesuai jadwal.

Sebagai subholding commercial and trading, Pertamina Patra Niaga juga menyatakan akan terus memperkuat sistem logistik melalui optimalisasi armada pengangkutan dan infrastruktur terminal.

Baca Juga: Badai Geopolitik Global! Presiden Prabowo Pasang Badan Pastikan BBM dan LPG 3 KG Tidak Naik


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK