Volume Sampah di Pontianak Melonjak Dua Puluh Persen Selama Musim Buah

Kenaikan Volume Sampah di Pontianak mencapai 20 persen akibat musim buah memaksa otoritas kebersihan menambah armada dan jam lembur petugas lapangan. (Dok. HO/Faktanasional)

FAKTANASIONAL.NET – Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak mencatat adanya kenaikan timbulan sampah hingga 20 persen akibat datangnya musim buah pada Sabtu (11/7/2026).

Peningkatan Volume Sampah di Pontianak ini didominasi oleh sisa material organik yang langsung berdampak pada penambahan beban kerja para petugas kebersihan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak Usmulyono menyatakan bahwa kondisi tersebut membuat jajarannya harus menambah ritasi pengangkutan sampah harian.

Otoritas kebersihan kota bahkan terpaksa menambah jumlah armada dan memberlakukan sistem kerja lembur bagi para petugas lapangan di beberapa titik pembuangan.

“Tahun ini luar biasa. Semua buah turun pada bulan-bulan ini, sehingga kami mendapat limpahan pekerjaan. Paling tidak sekarang ada peningkatan sekitar 20 persen,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Usmulyono menjelaskan bahwa lonjakan sampah ini tidak hanya sekadar menambah beban angkut armada truk sampah secara kuantitas.

Penanganan yang lebih cepat sangat dibutuhkan oleh aparat di lapangan agar tidak terjadi penumpukan limbah busuk di lokasi tempat pembuangan sementara.

Tenaga manusia pada beberapa wilayah padat penduduk bahkan dilaporkan sudah tidak memadai untuk menangani tumpukan sisa konsumsi buah warga yang menggunung.

Dinas Lingkungan Hidup harus menerjunkan alat berat guna membantu proses pembersihan dan pengangkutan sisa limbah organik tersebut menuju tempat pemrosesan akhir.

“Kami terpaksa menambah armada angkutan, jumlah ritasi, dan petugas kami lemburkan. Kadang-kadang di satu daerah, tenaga manusia tidak cukup lagi, sehingga kami sudah menggunakan alat berat,” katanya.

Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Tahun 2025 menunjukkan timbulan sampah harian di wilayah ibu kota provinsi ini telah mencapai 480,213 ton.

Lonjakan Volume Sampah di Pontianak saat musim buah menjadi tantangan musiman yang harus diatasi dengan cepat untuk menjaga kelestarian lingkungan kota.

(*Red)