Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertinggi dalam Sebulan

Aktivitas pengangkutan minyak mentah dunia yang dipengaruhi dinamika geopolitik Timur Tengah dan stok persediaan AS./(Pixabay)

Saling Balas Serangan Militer di Timur Tengah

Kepanikan pasar dipicu oleh eskalasi militer yang kian agresif di kawasan Teluk. AS dilaporkan telah melancarkan serangan udara yang menargetkan sejumlah infrastruktur strategis, termasuk jembatan dan bandara di wilayah Iran.

Tak tinggal diam, Teheran membalas dengan menggempur pembangkit listrik serta fasilitas desalinasi air di Kuwait.

Selain itu, pihak Iran juga mengklaim telah menghantam fasilitas militer AS yang tersebar di Timur Tengah.

Ketegangan ini mencapai puncaknya melalui serangan langsung pertama Iran ke Suriah, yang terjadi setelah enam malam berturut-turut wilayah kedaulatan Iran dibombardir oleh pasukan AS.

Ancaman terhadap jalur logistik global juga kian nyata. Di saat yang sama, Iran disebut-sebut tengah mendorong kelompok Houthi untuk mengganggu jalur pelayaran internasional di Laut Merah, skenario yang dipersiapkan apabila AS nekat menyerang infrastruktur energi vital milik Iran.

Baca Juga: Ketegangan Berlanjut, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik Dekati Level Kritis