Meski demikian, otoritas setempat tidak secara langsung menyebut asal serangan tersebut dalam pernyataan resminya.
Kementerian Pertahanan Kuwait menyampaikan, “Pertahanan udara Kuwait saat ini sedang mencegat serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) musuh sebagai bagian dari agresi keji Iran.”
Di tengah situasi yang memanas, suara sirene peringatan terdengar di berbagai wilayah Bahrain dan Kuwait. Pemerintah kedua negara juga mengimbau masyarakat agar segera menuju lokasi perlindungan atau tempat aman terdekat sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan serangan lanjutan.
Perkembangan terbaru ini semakin memperlihatkan meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Aparat keamanan di Bahrain dan Kuwait masih berada dalam kondisi siaga penuh sembari terus memantau potensi ancaman berikutnya dan memperkuat sistem pertahanan udara guna melindungi wilayah serta keselamatan warga sipil.[dit]











