Isyarat Damai AS-Iran yang Didorong China Tekan Harga Minyak Dunia hingga 3 Persen

Harga minyak mentah dunia melandai ke kisaran 96 Dolar AS per barel pada perdagangan Jumat (24/7/2026) usai munculnya kabar upaya diplomasi damai AS-Iran yang didorong oleh China./(Pixabay)

FAKTANASIONAL.NET — Harga minyak mentah dunia terkoreksi tajam sekitar 3 persen pada akhir pekan.

Penurunan ini dipicu oleh laporan bahwa China mulai mengambil langkah diplomasi untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sehingga meredakan kecemasan investor terkait gangguan pasokan energi global.

Pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026) waktu AS, harga minyak mentah acuan Brent merosot 3,91 Dolar AS atau 3,88 persen ke level 96,78 Dolar AS per barel.

Padahal, sehari sebelumnya Brent sempat melampaui ambang batas 100 Dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak Mei.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menyusut 2,88 Dolar AS atau 3,12 persen menjadi 89,31 Dolar AS per barel.

Kendati melemah di akhir pekan, secara akumulatif mingguan Brent masih mengantongi kenaikan hampir 10 persen, sedangkan WTI menguat sekitar 8,3 persen.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Tensi Timur Tengah dan Rencana Gencatan Senjata

Meredanya Premi Risiko dan Dinamika Jalur Logistik

Penurunan harga terutama didorong oleh keputusan para pelaku pasar untuk mengurangi premi risiko (risk premium) seiring beredarnya kabar bahwa China turun tangan mendorong dialog yang sempat membeku antara AS dan Iran.

Meski demikian, eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah tetap menjadi perhatian utama pasar:

Exit mobile version