FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terus memperkuat sinergi dalam memperluas akses pendidikan tinggi secara merata.
Langkah ini ditandai dengan penyerahan simbolis Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kepada mahasiswa di Sulawesi Selatan dalam rangkaian Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI, Jumat (24/7/2026).
Kunjungan kerja tersebut menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan.
Selain membahas keberlanjutan KIP Kuliah, forum ini mengulas isu-isu strategis seperti peningkatan kualitas dan kesejahteraan dosen, penguatan pendanaan riset, hingga pengembangan ekosistem publikasi ilmiah nasional.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, menegaskan bahwa pemerintah bertekad terus memperluas jangkauan beasiswa ini bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
“Kebutuhan terhadap KIP Kuliah masih sangat besar. Karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah penerima dari tahun ke tahun dengan tetap mempertimbangkan kapasitas fiskal yang tersedia,” ujar Dirjen Khairul.
Ia mencatat bahwa hingga saat ini telah terdapat sekitar 42.257 mahasiswa penerima KIP Kuliah di Provinsi Sulawesi Selatan.
Fokus Penguatan Kualitas Dosen dan Riset
Selain menjamin kesetaraan akses bagi mahasiswa kurang mampu, Kemdiktisaintek juga fokus memperkuat mutu pendidikan perguruan tinggi.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pengajar, perluasan pendanaan riset, serta penyusunan kebijakan alternatif untuk publikasi ilmiah nasional yang berkualitas dan terjangkau bagi para akademisi maupun peneliti.
Sebagai bentuk komitmen nyata di lapangan, lima mahasiswa perwakilan dari Sulawesi Selatan menerima beasiswa KIP Kuliah secara simbolis dalam perhelatan tersebut.











