FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan lebih dahulu menyasar pondok pesantren, sekolah berbasis agama, serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari percepatan pemerataan layanan gizi yang tengah disiapkan pemerintah.
Dikutip dari detikHikmah, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan rencana itu saat menghadiri hari kedua Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Ia mengatakan skema prioritas tersebut akan dipaparkan kepada Presiden dalam satu hingga dua pekan ke depan.
“Saya bikin dua tahap MBG. Satu bulan pertama, yang akan diprioritaskan adalah wilayah 3T dan sekolah berbasis agama, pondok-pondok. Ini sedang kami matangkan. Dalam satu sampai dua minggu ini, minggu ketiga saya akan paparkan kepada Bapak Presiden. Kalau disetujui, langsung berlaku,” ujar Zulhas, (26/7/2027).
Menurut Zulhas, pemerintah tengah merancang mekanisme agar pondok pesantren tidak diwajibkan membangun dapur baru.
Fasilitas dapur yang telah tersedia di lingkungan pesantren akan dimanfaatkan agar implementasi MBG berjalan lebih cepat dan efisien.











