Peneliti senior Begin-Sadat Center for Strategic Studies, Mordechai Kedar, mengatakan, “Azerbaijan tidak pernah membiarkan konflik Israel-Palestina memengaruhi hubungannya dengan Israel.”
Data yang dipaparkan menunjukkan sekitar 50 persen produksi minyak Azerbaijan dipasok ke Israel bahkan sebelum perang 7 Oktober 2023.
Di sisi lain, hampir 70 persen impor persenjataan Azerbaijan dalam satu dekade terakhir berasal dari Israel.
Laporan tersebut juga menyebut Israel mendukung Azerbaijan menjelang operasi militer untuk merebut kembali Nagorno-Karabakh pada September 2023 melalui pasokan persenjataan. Selain itu, Azerbaijan berperan sebagai penghubung diplomatik antara Israel dan Turki.
Hubungan kedua negara bermula sekitar 30 tahun lalu melalui pertemuan Perdana Menteri Israel saat itu, Yitzhak Rabin, dengan Presiden Azerbaijan, Heydar Aliyev, yang menjadi fondasi aliansi strategis hingga saat ini.[dit]











