Hamas Klaim Kesepakatan Dicapai Demi Mengakhiri Krisis Kemanusiaan

Hamas Klaim Kesepakatan Dicapai Demi Mengakhiri Krisis Kemanusiaan/ANTARA)

Hamad menjelaskan bahwa isu perlucutan senjata Hamas tidak akan dilakukan secara sepihak.

Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian dari implementasi kesepakatan yang harus dijalankan secara timbal balik oleh seluruh pihak yang terlibat, termasuk Israel.

Kesepakatan itu juga disebut mencakup penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza berdasarkan jadwal yang telah dirancang dalam tahapan implementasi.

Selain itu, rancangan perjanjian mengatur penghentian operasi militer, pembentukan komite nasional independen untuk mengelola Gaza, pengerahan pasukan stabilisasi internasional, hingga program rekonstruksi wilayah.

Pernyataan tersebut muncul setelah diumumkannya rancangan perjanjian damai komprehensif yang direncanakan mulai dijalankan dalam waktu 14 hari setelah memperoleh persetujuan seluruh pihak terkait.

Hingga kini, Israel masih belum memberikan persetujuan resmi terhadap seluruh isi perjanjian.

Beberapa poin penting, termasuk mekanisme penarikan pasukan dan pengerahan pasukan internasional, masih menunggu penyelesaian dalam draf akhir.[dit]