Penyaluran Kredit Bank Permata di Semester I-2026 Terus Meningkat, Laba Bersih Tumbuh 4,5% YoY

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, kualitas aset tetap terjaga baik. Rasio NPL Gross dan Loan at Risk (LAR) masing-masing berada pada level 21% dan 5,9%, relatif stabil dibandingkan Semester I tahun 2025 yang masing-masing tercatat sebesar 21% dan 7,0%. Bank jugamempertahankan NPL Coverage dan rasio LAR Coverage yang prudent, masing-masing di level 367,5% dan 128.8%, sebagai langkah konservatif dalam menjaga kecukupan pencadangan terhadap potensi risiko kredit. Selain itu, Bank secara konsisten menjalankan langkah-langkah penyelesaian kredit bermasalah melalui restrukturisasi, Itigasi, dan penjualan aset.

Mendukung Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang dengan Struktur Permodalan yang Kuat

Permata Bank mempertahankan struktur permodalan yang kuat hingga Semester I tahun 2026. tercermin dari rasio CAR dan CET-1 yang masing-masing berada pada level 33,0% dan 24,7%.

Pencapaian tersebut menempatkan rasio permodalan Permata Bank sebagai salah satu yang terkuat di antara bank-bank komersial besar di Indonesia. Fondasi permodalan yang solid ini memberikan ruang yang kuat bagi Bank untuk terus mengakselerasi strategi pertumbuhan, baik melalui ekspansi bisnis secara organik maupun peluang anorganik, sekaligus memperkuat ketahanan Bank dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang terus berkembang.

Permata Bank Syariah Terus Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Permata Bank Unit Usaha Syariah mencatatkan kinerja operasional yang positif dengan Laba Operasional sebelum Provisi mencapai Rp396,2 miliar, tumbuh 2.6% YoY. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan Pendapatan Operasional lainnya sebesar 57.5%YOY, seiring konsistensi Bank dalam menjaga efisiensi operasional dan pengendalian biaya.

Melalui semangat “Syariah untuk Semua”, Permata Bank menghadirkan layanan keuangan berbasis prinsip syariah yang inklusif, modern, dan relevan bagi seluruh segmen masyarakat di setiap tahap kehidupan. Pendekatan ini mempertegas komitmen Bank dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan kapasitas intermediasi, perluasan inklusi keuangan, khususnya bagi sektor ri, UKM, dan komersial, serta memperkuat kontribusi industri perbankan terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Perkuat Sinergi Bilateral Indonesia-Thailand untuk Menghadapi Dinamika Global

Pada Semester I tahun 2026, Permata Bank bersama Bangkok Bank kembali menyelenggarakan Indonesia Investment & Trade Forum, yang dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand, H.E. Hart Prabowo, serta Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Republik Indonesia, H.E. Prapan Disyatat, sebagai wadah yang mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pakar dari Indonesia maupun Thailand untuk membahas berbagai peluang perdagangan dan investasi di Indonesia.

Melalui forum ini, Bangkok Bank dan Permata Bank menegaskan komitmennya sebagai mitra perbankan regional yang mendukung pelaku usaha Thailand dalam mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di Indonesia.