Pihak TNBTS menyatakan bahwa angka 70 hektare masih berupa estimasi sementara. Luasan pasti area yang terbakar akan dipastikan setelah dilakukan pemantauan udara menggunakan drone.
Langkah pemetaan tersebut dilakukan untuk memperoleh data yang lebih akurat mengenai sebaran titik kebakaran sekaligus menjadi dasar dalam menentukan strategi penanganan di lapangan.
Proses pemantauan juga diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai dampak kebakaran terhadap kawasan konservasi yang menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.[dit]











