“Lahan yang kami kelola sekitar satu hektare. Alhamdulillah pemerintah langsung cepat memberikan bantuan pompa air untuk mengatasi kekeringan yang kami alami,” katanya.
Khusnun menambahkan, pengoperasian pompa terbukti meningkatkan debit air di saluran irigasi. Ia pun menyambut baik rencana pembangunan dam parit sebagai fondasi jangka panjang di wilayahnya.
“Pompa air ini bisa menambah debit air di saluran irigasi sehingga sawah kami bisa terselamatkan. Ke depan juga akan dibangun dam parit agar persoalan kekeringan seperti sekarang tidak terulang. Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Kementerian Pertanian,” ujarnya.
Melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat, penyuluh, dan kelompok tani, Kementan terus memperkuat pendampingan serta intervensi tata kelola air demi melindungi hasil panen petani dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Kejar Swasembada Pangan, Kementan dan BRIN Sepakati Sinergi Riset Serta Hilirisasi Pertanian











