Hadiri Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA, Zulhas Ajak Generasi Bangsa Lanjutkan Perjuangan Pendiri NKRI

Kegiatan Haul Pendiri NKRI dan Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA yang berlangsung di Masjid Istiqlal/Scrsht Youtube.

Sementara itu, Ketua Panitia Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA Dr. M. Hasan Chabibie mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjaga agar nilai spiritualitas, persaudaraan, dan kecintaan terhadap tanah air tetap tumbuh di tengah masyarakat.

“Dari masjid, dengan zikir dan doa, JATMA ASWAJA ingin meneguhkan kembali satu pesan: mencintai tanah air adalah bagian dari tanggung jawab kita untuk menjaga Indonesia sebagai rumah bersama,” ujar Hasan.

Gelaran Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA juga menjadi ruang untuk memperkuat pesan persatuan di tengah keberagaman Indonesia. Kehadiran jamaah yang datang dari berbagai daerah memperlihatkan bahwa kecintaan terhadap tanah air dapat menjadi titik temu bagi masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

Helmy menegaskan, perbedaan bukan sesuatu yang harus dihapuskan dari kehidupan berbangsa. Sebaliknya, keberagaman merupakan kenyataan Indonesia yang harus dirawat melalui semangat persaudaraan.

“Indonesia ini rumah besar kita. Di dalam rumah ini ada banyak suku, agama, tradisi dan latar belakang. Tugas kita bukan menghilangkan perbedaan, tetapi memastikan perbedaan itu menjadi kekuatan untuk hidup bersama,” tutur Helmy.

Pesan tersebut menjadi salah satu benang merah dalam Dzikir Kebangsaan JATMA ASWAJA: menjaga Indonesia bukan hanya melalui kerja-kerja pembangunan, tetapi juga dengan merawat persaudaraan, menghargai keberagaman, serta menumbuhkan kesadaran bahwa tanah air merupakan rumah bersama yang diwariskan para pendahulu kepada generasi berikutnya.[sel]