“Kalau masalah keamanan insyaallah, alhamdulillah, tidak ada gangguan apa pun sampai detik ini. Karena Polresta Banyumas juga sudah memasang CCTV, sudah juga memasang orang dan lainnya,” ujarnya.
Aan Rohaeni meneruskan kepolisian telah menyatakan kesiapan untuk mengawal seluruh proses ekshumasi dengan pengamanan terpadu.
“Pada prinsipnya dari Polres juga menyatakan siap untuk mengawal dengan pengamanan-pengamanan yang terpadu,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) akan mengekshumasi jenazah Sutrimo pada Rabu (12/8/2026).
Almarhum inu ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel)
“Kami sudah menerima pelimpahan laporan polisi dari Bareskrim Polri, kemudian laporan polisi dari Polresta Banyumas,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Senin (10/8/2026).
Kasus kematian Sutrimo ditangani Polda Metro Jaya.
“Dari hasil penyelidikan yang tentunya sudah dilakukan oleh Polresta Banyumas, juga dari hasil penyelidikan dari tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kami sudah meningkatkan ke proses penyidikan. Insyaallah hari Rabu besok lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas,” ujarnya.
“Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan.” (adm)











