Kapal Pesiar Haji Isam Pakai Logo Kemhan, Ternyata Dipakai untuk Proyek Ketahanan Pangan

Kapal Pesiar Haji Isam Pakai Logo Kemhan, Ternyata Dipakai untuk Proyek Ketahanan Pangan/(Instagram)

Haji Isam membenarkan kapal J7 Explorer merupakan miliknya. Kapal berbobot 8.076 GT itu dibangun di Batam dan rampung pada 2022.

Kapal tersebut kemudian dimodifikasi menjadi kapal induk sekaligus pangkalan bergerak atau floating base camp untuk mendukung proyek pencetakan sawah skala besar di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Isam menjelaskan kapal itu berperan sebagai pusat koordinasi, tempat tinggal sementara tenaga ahli, sekaligus titik pendukung rantai logistik karena kondisi geografis Papua Selatan yang terisolasi dan minim infrastruktur darat.

Untuk mengejar target proyek, sekitar 2.000 ekskavator didatangkan dari China. Tenaga ahli dari China, Jepang, dan Eropa juga dilibatkan.

“Sekitar 2.000 ekskavator didatangkan dari China. Selain itu, tenaga ahli dari China, Jepang, dan Eropa juga dilibatkan untuk mendukung pekerjaan di lapangan,” kata Isam, dikutip dari CNN Indonesia.

Ia menyebut keterlibatannya merupakan bagian dari dukungan swasta terhadap agenda ketahanan pangan pemerintahan Prabowo Subianto, sekaligus amanah negara yang diharapkan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Papua.[dit]