FAKTANASIONAL.NET – Dunia pendidikan tinggi Indonesia diguncang gelombang kritik tajam akibat insiden tragis yang mematikan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) Rivaldo.
Rivaldo Aulia Reza (18) mahasiswa baru Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran UNNES yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas Rabu sore, 12 Agustus 2026.
Rivaldo diduga kelelahan seusai mengikuti kegiatan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek).
Rivaldo mengalami kecelakaan sepeda motor di Jalan Mr Koesbiyono Tjondrowibowo, Sumurjurang, Pakintelan, Gunungpati, Kota Semarang.
Kendaraan korban diduga oleng dan kurang berkonsentrasi, lalu menabrak pohon sebelum akhirnya masuk ke jalur berlawanan. Motor Rivaldo dihantam kendaraan dari arah berlawanan.
Kejadian ini memicu perbincangan luas di media sosial terkait durasi dan ketatnya jadwal kegiatan mahasiswa baru. Rivaldo kelelahan setelah ikut Ospek.
Pihak UNNES menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum. Pihak UNNES mengimbau para mahasiswa baru untuk tetap menjaga kondisi fisik.
Hal yang memicu kemarahan publik bukan hanya insiden kecelakaannya, melainkan fakta di balik jam operasional dan beban kegiatan Ospek yang dinilai terlampau ekstrem dan tidak masuk akal untuk seorang mahasiswa baru.
Unggahan terakhir almarhum di media sosial yang berisi rencana hidup lima tahun ke depan, berorientasi pada prestasi akademik, magang, hingga karier profesional, membuat simpati publik berubah menjadi kemarahan atas sistem panitia Ospek kampus.
Akun-akun media sosial ternama dan ribuan komentar warganet membeberkan fakta lapangan mengenai jadwal Ospek yang mewajibkan mahasiswa baru berada di lokasi sejak jam 03.00 pagi hingga berakhir pada jam 19.00 malam (pada saat itulah Rivaldo pulang naik motor kondisi mengantuk).







