Iran Tagih Kompensasi dari AS akibat Sanksi, Washington Disebut Lakukan “Pencekikan Ekonomi”

Trump Takut Mati, Tega Benar 100 Lebih Staf dan Wartawan Dijadikan Umpan/(Foto Ai hanya ilustrasi)

Iran mendesak Washington menghentikan ancaman terhadap negara ketiga dan warga negaranya yang dinilai bertujuan memaksa perubahan hubungan ekonomi dengan Iran.

Tuntutan Teheran muncul setelah pemerintahan Presiden Donald Trump pada Senin meluncurkan “Operation Economic Outcast”. Kampanye tersebut diarahkan untuk semakin menjauhkan Iran dari sistem keuangan global.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kebijakan itu menyasar sektor penerbangan, pelayaran, emas, teknologi, dan aset digital Iran. Lebih dari 60 entitas, individu, serta kapal masuk daftar hitam.

Bessent menyebut langkah tersebut bertujuan memutus “jalur kehidupan ekonomi” Iran dan menggambarkannya sebagai “pencekikan ekonomi”. Trump sebelumnya menyebut tekanan maksimum itu sebagai “operasi ekonomi paling menghancurkan” yang pernah diterapkan terhadap sebuah negara.

Sementara itu, nota kesepahaman Iran-AS pada Juni yang antara lain mengatur kebebasan navigasi di Selat Hormuz belum berjalan karena perbedaan kedua negara masih berlanjut.[dit]