Keracunan MBG Kembali Terjadi, HNW Desak Evaluasi Total hingga Sanksi Tegas

Survei MBG Tampilkan Dua Wajah Berbeda
Survei MBG Tampilkan Dua Wajah Berbeda/(Foto/@ilustrasi)

FAKTANASIONAL.NET – Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Desakan tersebut muncul setelah dugaan kasus keracunan kembali dilaporkan terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir.

Dikutip dari detikNews, Jumat (4/9/2026), HNW menilai persoalan tersebut tidak dapat terus diselesaikan secara kasus per kasus. Ia meminta adanya koreksi dari hulu hingga hilir, termasuk sanksi tegas bagi SPPG maupun pihak lain yang terbukti bertanggung jawab.

“Kalau kejadian keracunan seperti ini terus berulang, tentu tidak cukup hanya ditangani kasus per kasus. Harus ada evaluasi dan koreksi yang mendasar dari hulu sampai hilir, juga pemberian sanksi keras dan penegakan hukum yang tegas, agar persoalan yang sama tidak terus terulang, dan keselamatan anak benar-benar menjadi prioritas,” ujar HNW dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).

HNW menyoroti sejumlah dugaan keracunan terbaru, termasuk 566 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam Sidoarjo yang dikabarkan ada korban meninggal dunia. Kasus lain melibatkan 752 murid dan 25 guru SMAN 1 Lasem Rembang, 152 siswa di Tana Toraja, 181 siswa hingga guru di Agam, serta puluhan siswa di Klaten dan Nganjuk.

Dalam kasus Sidoarjo, Kepala BGN Sudaryono menyebut insiden terjadi akibat kelalaian petugas SPPG dalam sistem dan waktu distribusi makanan.