FAKTANASIONAL.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi dalam pengadaan lahan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh masih berlangsung.
Hingga Rabu, 9 September 2026, penyidik masih menggali informasi dari sejumlah pihak yang dianggap mengetahui perkara tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, permintaan keterangan dilakukan untuk menemukan indikasi peristiwa pidana dalam proses pengadaan lahan proyek kereta cepat. Pernyataan tersebut disampaikan Budi pada Rabu (9/9/2026), dikutip dari Liputan6.com.
“Penyidik tentunya juga terus melakukan pendalaman, permintaan keterangan kepada sejumlah pihak yang tentunya pengetahuannya dibutuhkan untuk menemukan adanya dugaan peristiwa pidananya,” ujar Budi.
Budi menegaskan KPK belum dapat mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh karena penanganannya masih berada pada tahap penyelidikan.
“Tapi memang karena ini masih di tahap penyidikan, KPK belum bisa membuka secara luas bagaimana konstruksi dan sebagainya,” sambung dia.
Meski demikian, Budi menyebut perkembangan penyelidikan berjalan positif. Pihak-pihak yang telah dimintai keterangan juga disebut kooperatif dalam memberikan informasi yang diperlukan penyidik.
