Media Askar Soroti MBG dan Kopdes, Disebut Berkaitan dengan Persiapan Pemilu 2029

Masyarakat Daerah Saat Ini Seakan Tidak Punya Pemimpin, Ini Sorotan Wahyudi Askar!/foto: tangkap layar YouTube/@ilc)

FAKTANASIONAL.NET – Pendiri Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar, menyoroti sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Ia menilai program tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebijakan sosial dan ekonomi, tetapi juga dapat dikaitkan dengan persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Dalam pandangannya, berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan “ongkos” politik. Istilah itu sebelumnya digunakan dalam Dirty Vote untuk menggambarkan kebutuhan logistik dalam kontestasi pemilu.

Media Askar menyampaikan pandangan tersebut dalam pernyataannya yang dikutip dari Instagram @neolead.id, Sabtu (12/9/2026).

“Mereka merencanakan dan mereka sudah melaksanakan. 2026 mereka sudah melakukan itu dengan sangat terencana, masif, hampir di semua lini,” kata Media Askar.

Media Askar juga menyoroti besarnya pengaruh pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah yang menurutnya dapat terjadi karena adanya konflik kepentingan.

“Pertama, mereka tahu. Mereka bisa kontrol pemerintah daerah. Karena ada afiliasi kepentingan dan saling kuncian terkait kejahatan yang dilakukan kepala daerah,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap pengelolaan Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta Dana Bagi Hasil (DBH). Anggaran tersebut disebutnya berpotensi dialihkan atau ditarik ke tingkat pusat.

“Sehingga mereka ambil DAU, DAK, dan DBH. Kemudian digeser ke pusat. Pusat punya uang,” ucapnya.