Pencarian 5 Jurnalis dari Selat Sunda sampai Samudra Hindia di Bengkulu, Nihil

Anmggota Tim SAR meneropong laut, mencari 5 jurnalis dan 3 kru yang hilang. Foto: Instagram

“Kami juga melakukan pemantauan terhadap wilayah pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano, sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya pergerakan korban atau benda yang berkaitan dengan kejadian ini,” imbuhnya.

Al Amrad mengatakan tim SAR gabungan merencanakan penyisiran di lima sektor dengan total luas area sekitar 3.962 mil laut persegi. Dia mengatakan tim SAR juga mengerahkan drone.

“Selain pencarian di laut, tim SAR gabungan juga menyiapkan dua unit drone thermal Basarnas untuk mendukung pemantauan dari udara,” kat Al Amrad.

Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pihaknya juga dibantu tim SAR Bengkulu untuk melakukan pencarian di wilayah setempat.

“Kita sudah memetakan, dan kita dibantu oleh kantor SAR Bengkulu untuk meng-cover wilayah Kantor SAR Bengkulu,” ucap Rizky.

BACA JUGA

Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Speedboat di Seputar Anak Krakatau Hari ke-5 Nihil

Rizky berharap ada petunjuk keberadaan rombongan jurnalis di area Bengkulu. Dia mengatakan pencarian di perairan Bengkulu itu dilakukan berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan timnya.

“Sehingga untuk SAR map yang kita prediksikan itu mengarah ke wilayah kantor SAR Bengkulu itu sudah di-cover dengan teman-teman kantor SAR Bengkulu,” katanya.

Pencarian lewat helikopter juga telah dilakukan, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan itu.

“Kemarin dengan HR-3604 kita sudah melaksanakan penyisiran di seluruh area dengan kurang lebih kemarin penerbangan selama dua jam. Dan untuk informasi dari kru heli, itu memang tidak ada tanda-tanda ditemukan,” katanya.

Rizky mengatakan sebanyak 20 kapal dikerahkan dalam operasi pencarian di hari ke-8. Tim SAR menyisir area perairan di Selat Sunda seluas 3.962 nautical mile persegi.

“Luas area pencarian hari ini untuk tim yaitu 3.962 nautical mile persegi. Untuk pembagian sektornya kita bagi di lima sektor. Kemudian alut (alat utama) yang terlibat itu ada 20 kapal,” ujar Rizky Dwianto.

Pengerahan 20 kapal hari ini merupakan jumlah terbanyak selama proses pencarian yang sudah memasuki hari ke-8. Pada Senin (14/9), ada 18 unit kapal yang dikerahkan. (*)