Houthi Harus Menahan Diri, Mekkah Bukan Medan Perang

Houthi Harus Menahan Diri, Mekkah Bukan Medan Perang/Instagram

Jika Houthi benar-benar tidak terlibat sebagaimana bantahan mereka, maka persoalan ini seharusnya diselesaikan melalui pembuktian.

Jangan biarkan tuduhan yang belum terverifikasi berubah menjadi alasan untuk memperluas peperangan.

Sebaliknya, apabila penyelidikan nantinya menemukan bukti kuat mengenai pihak yang meluncurkan drone, fakta tersebut harus disampaikan secara terbuka dan dapat diuji.

Sebab dalam konflik modern, perang tidak hanya berlangsung dengan rudal dan drone. Perang juga berlangsung melalui informasi.

Satu tuduhan dapat memancing kemarahan. Satu narasi yang belum terbukti dapat membentuk opini. Dan satu serangan balasan dapat menciptakan rangkaian serangan berikutnya.

Pada titik inilah semua pihak memiliki tanggung jawab.

Arab Saudi memiliki hak untuk menjaga wilayah dan keselamatan jamaahnya. Namun respons keamanan juga harus tetap memperhatikan prinsip perlindungan warga sipil dan menghindari perluasan konflik.

Houthi, apabila memang berada di balik serangan tersebut, harus memahami bahwa Mekkah bukan sasaran yang dapat diperlakukan seperti objek militer biasa.

Menyatakan perlawanan terhadap Saudi adalah satu perkara.

Membahayakan Mekkah adalah perkara yang jauh berbeda.

Perbedaan itu seharusnya dipahami dengan kepala dingin.

Tidak ada konflik politik yang cukup besar untuk membuat keselamatan jamaah menjadi harga yang pantas dibayar.

Tidak ada agenda militer yang seharusnya menjadikan Masjidil Haram berada dalam bayang-bayang ancaman.

Dunia Islam sudah terlalu lama menyaksikan konflik yang mengorbankan manusia.

Jangan tambahkan Mekkah ke dalam daftar tempat yang harus hidup di bawah ancaman perang.

Jika memang Houthi tidak bertanggung jawab, biarkan penyelidikan membuktikannya.

Jika terbukti bertanggung jawab, maka penahanan diri justru menjadi ukuran penting bahwa konflik masih dapat dikendalikan.

Sebab keberanian bukan hanya kemampuan melancarkan serangan.

Terkadang, keberanian terbesar adalah mengetahui kapan harus berhenti.

Mekkah tidak membutuhkan drone.

Mekkah tidak membutuhkan rudal.

Mekkah membutuhkan keamanan agar manusia dari seluruh penjuru dunia dapat datang untuk bersujud tanpa harus menoleh ke langit dengan rasa takut.

Perang boleh mempunyai banyak alasan. Kepentingan politik boleh mempunyai banyak perhitungan. Tetapi kesucian Mekkah seharusnya tidak pernah dijadikan bagian dari permainan tersebut.

Mekkah adalah tempat ibadah. Bukan medan pembuktian kekuatan.[dit]

Exit mobile version