Delegasi Indonesia Walk Out saat Netanyahu Berpidato di PBB, Komisi I DPR: Bentuk Protes dan Kecaman terhadap Israel

Berdasarkan data terkini per September 2026, jumlah korban tewas akibat serangan dan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza telah melampaui 74.000 jiwa, dengan sebagian besar korban merupakan anak-anak dan perempuan.

Deng Ical juga mendorong negara-negara di dunia untuk memperkuat langkah diplomatik dan mekanisme hukum internasional terhadap setiap dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional yang dilakukan Israel.

“Semakin banyak negara harus berani mengecam dan mengambil langkah sesuai hukum internasional terhadap tindakan yang dilakukan Israel. Jangan sampai hukum internasional hanya menjadi aturan di atas kertas,” ujarnya.

Menurut dia, dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina juga harus semakin diperkuat. Indonesia, kata Deng Ical, perlu terus memainkan peran aktif dalam mendorong penyelesaian konflik secara adil serta memperjuangkan hak rakyat Palestina untuk menentukan masa depannya sendiri.

“Negara-negara di dunia harus semakin banyak mendukung kemerdekaan Palestina. Pemerintah Indonesia juga harus terus konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Bagi Indonesia, kemerdekaan Palestina adalah harga mati dan tidak bisa ditawar,” pungkas Deng Ical.