Yaman Mulai Operasi Militer untuk Rebut Wilayah dari Houthi

Houthi Siap Gempur Kapal di Selat Bab el-Mandeb, Ancaman Baru Guncang Jalur Minyak Dunia/(Instagram/@asiaone)

FAKTANASIONAL.NET – Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman yang didukung Arab Saudi, Rashad Al Alimi, mengumumkan dimulainya operasi militer untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai kelompok milisi Houthi.

Dilansir dari Al Jazeera pada 5/10/2026, pengumuman itu disampaikan Al Alimi, Ia menyatakan pasukan pemerintah yang diakui secara internasional akan memperluas otoritas negara dan lembaga pemerintahan ke seluruh wilayah nasional.

“Kami telah menginstruksikan angkatan bersenjata, pasukan keamanan, dan semua formasi militer untuk mulai melaksanakan tugas yang telah ditetapkan sesuai dengan rencana yang telah disetujui hingga negara ini dibebaskan dari Houthi,” ujarnya, dikutip dari Al Jazeera.

Al Alimi juga mengatakan seluruh lembaga negara akan berada dalam kondisi siaga penuh sampai operasi tersebut berakhir dan kemenangan tercapai.

Langkah tersebut diumumkan setelah tentara dan pasukan pemerintah Yaman melancarkan 257 operasi terhadap Houthi pada akhir pekan. Serangan menyasar lokasi, pergerakan, serta kemampuan militer kelompok tersebut.

Juru bicara pemerintah Yaman, Majed Abdullah Al Nazili, menyebut operasi itu menewaskan sedikitnya 700 anggota Houthi.

Pada Minggu, koalisi pimpinan Saudi juga melaporkan 97 operasi terhadap bala bantuan Houthi di front Tor Al Baha dan poros Taiz. Operasi dilakukan menggunakan pesawat tempur, drone, artileri, rudal, serta penembak jitu.