Mulai 1 November, Dapur MBG Kembali Sediakan Susu, 80 Persen Wajib dari Peternak Lokal

Enam Juta Data Ganda dan 414 Dapur Fiktif, Pengawasan Program MBG Dipertanyakan/(foto: Threads@kementerian_kontroversi)

FAKTANASIONAL.NET – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengizinkan dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) menyediakan susu untuk anak-anak sekolah mulai 1 November 2026. Kebijakan ini disertai ketentuan bahwa 80 persen pasokan susu harus berasal dari peternak lokal.

Kepala BGN Sudaryono menyampaikan kebijakan tersebut setelah menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Aceh di Aceh Besar, dikutip (14/10/2026).

Ia menjelaskan, pengadaan susu untuk program MBG sebelumnya sempat dihentikan. Namun, BGN kini telah mencabut penghentian tersebut melalui nota dinas sehingga dapur-dapur MBG kembali diperbolehkan mengadakan susu.

“Ditambah kebutuhan MBG, saya sebagai Kepala Badan telah mencabut atau telah memberikan nota dinas di mana dapur-dapur sekarang sudah boleh kemudian mengadakan susu lagi,” kata Sudaryono.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga mendorong perkembangan peternakan dalam negeri melalui penyerapan produk lokal.

Sudaryono memastikan, ketentuan pasokan susu lokal menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kebijakan baru tersebut. Dari seluruh susu yang dibagikan kepada anak-anak di sekolah, sebanyak 80 persen harus berupa susu segar dari peternak lokal.

“Dulu kan sempat disetop, tapi ini sekarang sudah kita perbolehkan dan insyaallah mulai dengan 1 November tahun ini,” ujarnya.