Rapor Merah Menteri, Publik Dukung Reshuffle

FAKTANASIONAL.NET – Hasil survei nasional terbaru yang dirilis oleh Parameter Politik Indonesia (PPI) pada Minggu (18/10/2026) menyoroti kinerja sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih. Dua nama mencuat dengan rapor merah tertinggi, yakni Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

Berdasarkan temuan survei yang melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi sepanjang 26 September hingga 6 Oktober 2026, Raja Juli Antoni berada di peringkat pertama sebagai menteri dengan kinerja paling disorot negatif oleh publik, yakni sebesar 19,8 persen. Sementara itu, Nusron Wahid menempati posisi ketiga dengan perolehan 9,3 persen.

Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno, menjelaskan bahwa persepsi negatif publik terhadap Raja Juli Antoni dipicu oleh sejumlah persoalan mendasar di sektor kehutanan.

“Kalau Menteri Raja Juli itu karena dinilai tidak mampu menanggulangi terkait dengan karhutla. Kemudian juga terima amplop, kemudian terkait dengan pembalakan hutan yang dinilai masih marak, kerjanya kurang terasa, hutan tidak terjaga, tidak ada kemajuan dan seterusnya dan seterusnya,” ungkap Adi.

Meski demikian, pihak PPI menegaskan bahwa catatan tersebut merupakan bentuk gambaran persepsi responden semata dan bukan merupakan kesimpulan hukum.

Di sisi lain, sorotan tajam kepada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid berkaitan erat dengan penegakan hukum internal, maraknya kasus agraria, serta pelayanan publik di daerah.