FAKTANASIONAL.NET – Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 dari Como pada matchday ketiga Liga Champions, Rabu malam, 21 Oktober 2026. Hasil buruk di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Italia, membuat Bruno Fernandes frustrasi sekaligus mempertanyakan pendekatan taktik yang diterapkan timnya.
Gelandang asal Portugal itu menilai Manchester United kembali mengawali pertandingan dengan buruk. Selain kebobolan pada menit-menit awal, Setan Merah kesulitan memberikan tekanan kepada lawan dan membangun pergerakan efektif saat menguasai bola.
Kekecewaan Bruno terlihat ketika dirinya ditarik keluar pada babak kedua. Ia juga mengisyaratkan bahwa keputusan untuk tidak menerapkan penjagaan satu lawan satu atau man-to-man merupakan arahan staf pelatih.
Kebobolan cepat kembali menjadi persoalan bagi Manchester United. Situasi tersebut mengingatkan pada kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid dalam pertandingan sebelumnya, ketika mereka juga gagal mengantisipasi tekanan lawan sejak awal laga.
Bruno Fernandes menilai buruknya permulaan pertandingan memengaruhi penampilan tim sepanjang laga. Manchester United tidak mampu memberikan tekanan berarti kepada pemain Como yang menguasai bola. Akibatnya, tuan rumah leluasa mengembangkan serangan dan menciptakan peluang.
“Ini bukan yang pertama kalinya; kami mengawali laga dengan buruk dan mereka mencetak gol sangat cepat,” ujar Bruno Fernandes kepada TNT Sports.
Ia juga menyoroti lemahnya tekanan serta pergerakan tim yang tidak berjalan sesuai harapan.











