Bruno Fernandes Soroti Taktik MU Usai Dibantai Como 1-4

Bruno Fernandes Soroti Taktik MU Usai Dibantai Como 1-4/Instagram

“Tidak ada tekanan berarti terhadap pemegang bola, pergerakan saat menguasai bola pun kurang baik, dan banyak hal yang tidak berjalan sesuai keinginan kami. Kebobolan lebih awal membuat kami memulai pertandingan dengan mentalitas kekalahan, dan menciptakan peluang,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan kekecewaan Bruno terhadap performa Manchester United, terutama ketika menghadapi tekanan dan membangun permainan dari penguasaan bola.

Dominasi Como dalam penguasaan bola turut memperlihatkan kesulitan Manchester United mengendalikan jalannya pertandingan. Bruno mengaitkan situasi itu dengan keputusan staf pelatih untuk tidak menerapkan tekanan man-to-man secara konsisten.

“Ada keputusan dari staf pelatih untuk tidak melakukan tekanan man-to-man, terkadang membiarkan ruang di lini belakang, lalu menunggu dan mencoba merebut bola. Namun, saat Anda memberikan ruang kepada tim-tim seperti ini, mereka justru menjadi lebih percaya diri,” kata Bruno.

Frustrasinya semakin terlihat saat meninggalkan lapangan. Reporter Sky Sport Italia yang berada di pinggir lapangan mengonfirmasi bahwa Bruno sempat memukul bangku cadangan ketika kembali ke area pemain pengganti.

Como memastikan kemenangan melalui dua gol Nico Paz serta gol sundulan Tasos Douvikas dan Jacobo Ramon. Hasil tersebut membuat Como mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan dalam debutnya di Liga Champions. Sementara itu, Manchester United baru mengoleksi tiga poin dari jumlah laga yang sama.

Kekalahan 1-4 ini menempatkan performa dan pendekatan taktik Manchester United sebagai sorotan setelah mereka gagal mengimbangi permainan Como.[dit]