Hukum  

Hercules Minta Lokasi Rusun Dipindahkan

Hercules/ig

FAKTANASIONAL.NET – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, meminta pemerintah mencari lokasi lain untuk pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Permintaan itu disampaikan karena lahan bongkaran di Tanah Abang, Jakarta, masih menjadi objek sengketa kepemilikan.

Hercules menegaskan, lahan tersebut diklaim sebagai milik ahli waris yang sah berdasarkan bukti surat girik. GRIB Jaya, menurut keterangannya, bertindak sebagai wakil sekaligus pendamping hukum pihak ahli waris dalam persoalan tersebut.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram GRIB Jaya pada Kamis (22/10/2026), Hercules meminta pemerintah mempertimbangkan penggunaan tanah negara yang belum dimanfaatkan.

“Mau bangun perumahan yang murah buat masyarakat itu, tolong cari tanah negara yang sedang menanggur, yang di kota Jakarta ini, apa mungkin dari Kereta Api, apa dari BPN sendiri,” ucap Hercules.

Ia juga menyatakan bahwa lahan tersebut masih berada dalam penguasaan ahli waris yang memberikan mandat kepada GRIB Jaya. Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) disebut tidak pernah menguasai fisik lahan tersebut meskipun memegang sertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

Hercules turut menyinggung langkah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang disebutnya melakukan klaim sepihak atas lahan bongkaran tersebut.

Ia mengaku terkejut ketika rombongan Menteri PKP bersama PT KAI mendatangi lokasi dan mengumumkan rencana pembangunan hunian vertikal di atas tanah yang masih disengketakan.

“Mengenai Menteri Perumahan Ara Sirait, itu kan menyangkut tanah bongkaran. Artinya cepat banget gitu loh. Waktu itu, pada dengar programnya Pak Presiden, masalah pemerintah akan membuatkan rumah murah untuk buat masyarakat mendengar ke bawah,” ungkap Hercules.