MEKKAH, FAKTANASIONAL.NET – ‘Uhuk’, suara batuk bergema di Masjidil Haram, Mekah. Dalam keheningan ibadah salat Asar, sahutan batuk dari berbagai arah terdengar seperti paduan suara yang tak diundang.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata kondisi kesehatan para jamaah haji di tengah cuaca ekstrem dan kepadatan luar biasa di Tanah Suci.
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Mahdalena, membenarkan bahwa suhu panas yang mencapai 42 derajat Celsius serta kelembapan rendah menjadi tantangan serius bagi ketahanan fisik jamaah.
“Cuaca panas di Mekah mencapai 42 derajat celsius, kelembapan rendah. Ini tantangan sendiri ya bagi setiap jamaah haji dari seluruh dunia karena yang kena flu tidak pandang kebangsaan, bisa Amerika, Arab, Asia,” kata Mahdalena dalam keterangannya di Mekkah, Arab Saudi, dikutip Sabtu (14/6/2025).
Wakil rakyat dari daerah pemilihan NTB I itu mengaku sempat terserang flu usai menyelesaikan prosesi melempar jumrah di Mina. Rasa haus akibat cuaca terik membuatnya minum air es, yang kemudian memicu radang tenggorokan dan berlanjut menjadi batuk dan flu.
Namun, dirinya bersyukur karena tim kesehatan dari Pelayanan Kesehatan (Yankes) DPR RI telah siap dengan obat-obatan yang memadai.
“Syukur tim kesehatan Yankes DPR membawa bekal obat yang cukup jadi bisa segera dikendalikan. Kuncinya disiplin dalam makan dan minum, jangan tergoda es saat cuaca panas dan kondisi tubuh tidak fit,” tuturnya.











