JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Komisi IX DPR RI menyoroti serius insiden kecelakaan yang melibatkan sopir pengangkut logistik program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara, yang menewaskan sejumlah siswa dan guru. Wakil Ketua IX DPR RI Charles Honoris dan Yahya Zaini mendesak evaluasi total terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait. Charles Honoris menyebut bahwa insiden tragis ini mengindikasikan adanya masalah serius dalam tata kelola program MBG, khususnya lemahnya sistem pengawasan terhadap personel lapangan, 12 Desember 2025.
Sorotan pada Verifikasi Sopir
Masalah utama yang disoroti adalah penggunaan sopir pengganti yang tidak diverifikasi dan kondisi kendaraan yang tidak layak, bahkan dikabarkan rem blong. Charles Honoris mendesak agar setiap personel, termasuk sopir, harus melalui proses verifikasi ketat. Senada, Yahya Zaini menekankan perlunya Standar Operasional Prosedur (SOP) distribusi yang ketat, termasuk pengecekan rutin kendaraan dan kualifikasi kesehatan sopir.










