Istri Kapolri Legendaris Jenderal Hoegeng Wafat, Megawati Tuturkan Kisah-Kisah Mengharukan

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat menghadiri ulang tahun Eyang Meri yang ke-100 pada 23 Juni 2025 lalu. (Foto by Monang Sinaga/dok.PDIP)

ABU DHABI, FAKTANASIONAL.NET – Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri.

“Saya menyatakan duka cita dan kesedihan yang mendalam karena keluarga Pak Hoegeng sudah seperti keluarga sendiri. Saya sendiri menyapa Bu Hoegeng dengan sapaan Tante Meri,” kata Megawati di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa (3/2/2026).

Megawati mengatakan dirinya juga sangat dekat dengan putri Hoegeng, Reni karena mereka berdua sama-sama sekolah di Perguruan Cikini.

“Tante Meri adalah seorang istri dan ibu yang sangat baik. Keduanya sama-sama hangat dan punya jiwa seni yang tinggi serta punya grup band Hawaian Senior,” lanjut Megawati.

Diceritakannya, saat itu beberapa kali datang ke kediaman mereka saat sedang latihan band Hawaian Senior.

Sebagai Presiden Kelima RI yang telah membuat legacy bersama pemimpin-pemimpin Indonesia lainnya pada waktu itu dengan memisahkan Polri dari TNI melalui UU No.2 tahun 2002 tentang Polri dan UU No.24 tahun 2004 tentang TNI, maka Megawati mengingatkan jajaran Kepolisian RI agar menjadikan Hoegeng sebagai panutan, yaitu polisi yang bersih, melindungi dan mengayomi masyarakat.