FAKTANASIONAL.NET – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan selama bulan Ramadan dan menjelang Idul fitri 2026 dinilai bukan sekadar memberikan fleksibilitas bagi pegawai, melainkan menjadi instrumen strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional.
Skema kerja fleksibel ini diproyeksikan mampu menjaga keseimbangan antara kekhusyukan ibadah dengan produktivitas institusi, sekaligus menjadi solusi teknis untuk mengelola tantangan tahunan arus mudik.
Efek Domino bagi Perekonomian Daerah
Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati, memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut dan menyebutnya sebagai kebijakan yang cerdas untuk menggerakkan roda ekonomi di luar ibu kota. Dengan izin bekerja dari mana saja, waktu tinggal masyarakat di kampung halaman menjadi lebih lama, yang secara langsung berdampak pada peningkatan transaksi belanja di daerah-daerah.
“Work From Anywhere menjelang mudik bisa jadi kebijakan yang cukup cerdas kalau dikelola baik. Ini bisa mengurai kepadatan arus dan memperpanjang waktu tinggal masyarakat di kampung halaman, sehingga ekonomi daerah ikut bergerak lebih lama,” ungkap Anis pada Minggu, 22 Februari 2026.
Baca Juga: Ramadan 2026: ASN Diminta Jaga Ritme Produktivitas di Tengah Penyesuaian Jam Kerja











