FAKTANASIONAL.NET – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan kini tengah berada di bawah sorotan tajam.
Dilansir dari FORSIBER pada 27 April 2026, data terbaru menunjukkan adanya lonjakan nilai industri ayam dan telur yang sangat fantastis, dari Rp554 triliun menjadi Rp653 triliun.
Namun, di balik pertumbuhan angka 17,87% tersebut, terselip sebuah realitas pahit mengenai konsentrasi kekayaan pada segelintir pemain besar di sektor pangan strategis.
Analisis kuantitatif mengungkap bahwa struktur pasar ayam dan telur saat ini bersifat oligopolistik. Dua perusahaan raksasa diduga menguasai pangsa pasar hingga rentang 58-61%.
Berdasarkan catatan per 26 April 2026, tambahan nilai ekonomi sebesar Rp99 triliun yang muncul akibat intervensi belanja negara ini lebih dari separuhnya berpotensi terserap oleh dua entitas tersebut.











