FAKTANASIONAL.NET – Insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line pada Senin malam, 27 April 2026, memicu reaksi keras dari parlemen.
Komisi V DPR RI meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sistem keselamatan di perlintasan sebidang guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.
Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Fauzi, menyoroti adanya laporan bahwa pemicu awal insiden adalah kendaraan yang terjebak di atas rel.
Dilansir dari Rmol, Ia menegaskan pentingnya ketersediaan palang pintu di seluruh titik lintasan, terutama pada jalur padat Jakarta-Bekasi hingga Pantura.











