FAKTANASIONAL.NET – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster (benur) dalam jumlah besar di perairan Kuala Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sedikitnya 125.000 ekor benur yang dikemas dalam puluhan boks siap kirim.
Komandan Lanal Palembang, Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, menyatakan bahwa total nilai barang bukti yang berhasil diselamatkan tersebut ditaksir mencapai angka yang sangat fantastis.
“Tim berhasil mengamankan sekitar 125.000 ekor benur. Nilainya diperkirakan di atas Rp6 miliar,” ujar Arry sebagaimana dikutip dari RMOLSumsel, Rabu (6/5/2026).
Aksi Kejar-kejaran hingga Hutan Bakau
Penggagalan ini bermula dari informasi intelijen mengenai adanya aktivitas ilegal di wilayah pesisir Jambi.
Merespons hal tersebut, Tim Satgas Rajawali Lanal Palembang segera melakukan penyekatan di dua titik krusial, yakni Kuala Lagan dan Kuala Mendahara.
Pada Selasa malam sekitar pukul 22.10 WIB, tim mendeteksi sebuah speedboat yang melaju dengan kecepatan tinggi keluar dari Kuala Mendahara. Petugas sempat memberikan instruksi berhenti, namun diabaikan oleh para pelaku.
“Sudah diberikan isyarat berhenti, bahkan tembakan peringatan. Tapi pelaku tetap melarikan diri,” jelas Arry.
Pengejaran yang berlangsung dramatis tersebut berakhir di kawasan hutan bakau Kuala Sinar. Pelaku nekat mengarahkan speedboat mereka ke area sempit yang sulit dijangkau kapal petugas, lalu melarikan diri ke dalam rimbunnya hutan bakau.











