SANGGAU, FAKTANASIONAL.NET – Kepolisian Sektor Tayan Hilir merespons cepat insiden pria lompat dari Jembatan Tayan yang diduga kuat sebagai upaya percobaan bunuh diri ke Sungai Kapuas pada Rabu (3/6/2026) malam.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada pukul 21.25 WIB setelah aparat kepolisian menerima laporan langsung dari masyarakat setempat.
Petugas piket kepolisian segera menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan upaya penyisiran dan pencarian korban.
Korban nekat dalam aksi pria lompat dari Jembatan Tayan tersebut diketahui berinisial CLJ yang merupakan pria berusia 47 tahun asal Kecamatan Tayan Hilir.
Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan korban diketahui sempat terlibat pertengkaran hebat dengan seorang perempuan berinisial DR yang merupakan pasangannya.
Keterangan sejumlah saksi menyebutkan bahwa korban dan pasangannya keluar dari sebuah hotel di wilayah Tayan Hilir untuk mencari makan pada pukul 20.00 WIB.
Perjalanan keduanya diwarnai dengan adu mulut hingga akhirnya mereka menghentikan kendaraan tepat di tengah Jembatan Kapuas Tayan sekitar pukul 21.00 WIB.
Korban sempat mengutarakan niat untuk mengakhiri hidupnya namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh empat orang warga yang kebetulan melintas di lokasi.
Keempat warga yang telah memberikan pertolongan tersebut segera meninggalkan jembatan setelah menilai situasi pasangan tersebut mulai kembali kondusif.
Pertengkaran antara keduanya rupanya kembali pecah tidak lama setelah warga pergi meninggalkan area jembatan.
Korban kemudian benar-benar nekat melompat ke derasnya aliran Sungai Kapuas sehingga membuat sang perempuan panik dan berteriak meminta tolong kepada pengguna jalan.
Seorang warga bernama Pion yang kebetulan melihat peristiwa tersebut langsung menghubungi Markas Kepolisian Sektor Tayan Hilir.
Saat proses pencarian oleh aparat sedang berlangsung korban tiba-tiba berhasil menghubungi pasangannya menggunakan telepon genggam milik warga sekitar pukul 22.00 WIB.
Informasi keberadaan korban yang selamat dari maut tersebut segera diteruskan kepada petugas kepolisian yang sedang bersiaga di lokasi kejadian.
Korban dilaporkan berada di sebuah rumah warga yang berlokasi tidak jauh dari SMP Negeri 2 Dusun Pulau Tayan wilayah Desa Pulau Tayan Utara.
Pria tersebut ditemukan dalam kondisi sangat lemas setelah diduga kuat sempat terbawa arus deras sungai hingga mencapai wilayah perumahan warga.
Anggota piket Kepolisian Sektor Tayan Hilir segera meluncur ke lokasi penemuan tersebut untuk melakukan proses evakuasi secepatnya.
Petugas berhasil membawa korban menuju Puskesmas Tayan pada pukul 22.15 WIB guna mendapatkan penanganan medis secara lebih intensif.
Kepala Kepolisian Sektor Tayan Hilir Iptu Kusdarwanto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah sigap memberikan informasi kepada aparat berwenang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang segera melaporkan kejadian ini. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat membantu dalam penanganan situasi darurat. Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama sehingga setiap laporan yang masuk langsung kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional,” katanya.
Iptu Kusdarwanto menambahkan bahwa pihak kepolisian senantiasa mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun orang di sekitarnya.
Komunikasi yang baik serta dukungan dari lingkungan dinilai memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah tindakan membahayakan keselamatan nyawa.
Korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis secara memadai dan berada dalam pengawasan langsung dari pihak instansi terkait.
Kepolisian Sektor Tayan Hilir memastikan akan terus berkoordinasi dengan keluarga untuk memberikan pendampingan yang diperlukan pascakejadian tersebut.
(*Red)











