FAKTANASIONAL.NET – Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova mengatakan penurunan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dipengaruhi hasil perundingan damai antara AS dan Iran yang tidak kuat.
Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan turun sekitar Rp17.810 sampai Rp17.860.
“Walaupun harga minyak dunia menunjukkan tren penurunan dan relatif stabil, namun index dollar tetap tinggi di level 101,” katanya di Jakarta pada Selasa (23/6/2026).
Presiden AS, Donald Trump memperingatkan dia akan kembali menyerang Iran jika Teheran tidak memaksa sekutunya di Lebanon untuk berhenti menimbulkan masalah.
Pernyataan ini menimbulkan delegasi Iran meninggalkan ruangan dan tidak akan kembali kecuali Donald Trump meminta maaf. Iran juga tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan empat pihak yakni Iran, AS, Qatar, dan Pakistan.











