FAKTANASIONAL.NET – Kementerian Lingkungan Hidup memproyeksikan tumbuhnya sektor Lapangan Kerja Hijau lewat penyaluran dana penanggulangan limbah korporasi kepada berbagai organisasi lingkungan masyarakat.
Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menyebutkan dana pengelolaan sampah dari ribuan pabrik nantinya akan didistribusikan melalui lembaga independen Packaging Recovery Organization.
Lembaga penyalur dana kolaborasi ini dapat dibentuk secara langsung oleh yayasan maupun komunitas warga yang selama ini bergerak mengatasi isu lingkungan.
“Organisasi seperti yayasan lingkungan nantinya bisa menjadi PRO. Ada anggarannya dan nilainya cukup besar. Ini sekaligus akan menciptakan green jobs atau lapangan kerja hijau di berbagai daerah,” katanya.
Dana operasional dari sektor industri ini dapat dimanfaatkan secara luas untuk membiayai program edukasi masyarakat hingga pengadaan fasilitas pemilahan sampah perkotaan.
Pihak lembaga pengelola didorong untuk menggiatkan kampanye perubahan perilaku dari rumah ke rumah agar warga berhenti menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan akhir.
Jumhur mencontohkan kesuksesan sebuah komunitas di Pulau Bali yang berhasil menyulap kawasan sungai kotor menjadi area perairan yang sangat bersih dan produktif.
Edukasi warga di kawasan Bali tersebut sukses mengubah pola pikir masyarakat untuk memosisikan aliran sungai sebagai halaman depan wajah permukiman mereka.
Kesadaran warga secara kolektif yang terbangun perlahan itu terbukti mampu mendorong tumbuhnya berbagai aktivitas ekonomi warga di sepanjang kawasan perairan.
“Kita ingin pendekatan seperti itu berkembang di berbagai daerah. Ketika masyarakat peduli terhadap sungai, lingkungan menjadi bersih dan pada akhirnya memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” kata dia.
Pemerintah meyakini sokongan dana industri yang dikelola langsung oleh masyarakat ini mampu mempercepat terbukanya Lapangan Kerja Hijau di berbagai wilayah provinsi.
(*Red)










