Fakta Nasional

12 Tahun Berkuasa, Pasukan AS Akhirnya Tinggalkan Suriah: Damaskus Kini Pegang Kendali Penuh!

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Suriah secara resmi telah mengambil alih seluruh basis militer yang sebelumnya diduduki oleh pasukan Amerika Serikat selama 12 tahun terakhir. Momen penting ini terjadi setelah konvoi tentara AS terakhir dan perlengkap…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 18 April 2026 📖 1 menit
12 Tahun Berkuasa, Pasukan AS Akhirnya Tinggalkan Suriah: Damaskus Kini Pegang Kendali Penuh!
12 Tahun Berkuasa, Pasukan AS Akhirnya Tinggalkan Suriah: Damaskus Kini Pegang Kendali Penuh!/(Foto: REUTERS)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Suriah secara resmi telah mengambil alih seluruh basis militer yang sebelumnya diduduki oleh pasukan Amerika Serikat selama 12 tahun terakhir.

Momen penting ini terjadi setelah konvoi tentara AS terakhir dan perlengkapannya meninggalkan pangkalan udara Qasrak di Provinsi Hasakah pada Kamis (16/4).

Kepulangan pasukan Negeri Paman Sam ini praktis mengakhiri kehadiran militer AS yang telah berlangsung sejak 2014 dalam misi melawan kelompok teroris ISIS di kawasan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Suriah menyambut positif penyerahan lokasi militer ini. Langkah strategis ini dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan integrasi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) ke dalam struktur nasional untuk memerangi terorisme.

Keputusan penarikan militer AS menyusul dinamika baru di mana Presiden Ahmed Al Sharaa berhasil mengalahkan eks Presiden Bashar Al Assad pada Desember 2024, mengakhiri perang saudara.

Pada hari Kamis, Presiden Al Sharaa turut menerima komandan militer SDF, Mazloum Abdi, beserta ketua sayap politiknya, Ilham Ahmad, di Damaskus.

Koordinasi matang ini dipengaruhi hubungan konstruktif yang berkembang sejak al-Sharaa bertemu Presiden AS Donald Trump pada bulan November, di mana Suriah ikut bergabung dengan koalisi internasional melawan ISIS.

Penyerahan wilayah ini merupakan realisasi dari kesepakatan awal pada bulan Januari antara pemerintah Suriah dan pihak SDF.

Meski sempat terjadi konflik militer singkat, kedua pihak akhirnya mengukuhkan kesepakatan baru pada Maret 2026.

Tiga poin inti kesepakatan tersebut meliputi: integrasi bertahap pasukan Kurdi SDF ke tentara nasional Suriah, penempatan aparat keamanan di pusat kota Hasakah dan Qamishli, serta pengalihan pengelolaan batas wilayah dan institusi sipil ke Damaskus.

Komando Pusat Amerika Serikat telah mengonfirmasi bahwa penyerahan pangkalan utama ini sudah selesai secara penuh. Suriah kini memegang kendali mutlak atas stabilitas kedaulatannya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK