Fakta Nasional

3 Kali Disuruh Seludupkan Narkoba ke Indonesia, Bareskrim Polri: Kopilot Malaysia Airlines Diberi 50 Ribu Ringgit

FAKTANASIONAL.NET - Badan Reserse dan Kriminal Polri (Bareskrim Polri) menyatakan kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39) sudah tiga kali menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Dia mengaku diperintah oleh bandar narkoba dan mendapatkan u…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 04 August 2026 📖 1 menit
3 Kali Disuruh Seludupkan Narkoba ke Indonesia, Bareskrim Polri: Kopilot Malaysia Airlines Diberi 50 Ribu Ringgit

FAKTANASIONAL.NET - Badan Reserse dan Kriminal Polri (Bareskrim Polri) menyatakan kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39) sudah tiga kali menyelundupkan narkoba ke Indonesia.

Dia mengaku diperintah oleh bandar narkoba dan mendapatkan upah RM 50 ribu atau sekitar Rp219.400.825.

"Karena dari hasil interogasi kami, dari hasil BAP kami terhadap tersangka, disampaikan bahwa tiga kali yang bersangkutan membawa barang haram ini ke Indonesia. Dua kali di Jakarta, satu kali daerah lain. Dan itu tidak tutup kemungkinan akan bertambah-tambah lagi. Jadi kami mohon kami diberi waktu untuk melakukan penyidikan mendalam terkait dengan suspect ini," kata Kasubdit 2 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Awaludin Amin pada Selasa (4/8/2026).

Sebelumnya, Bea Cukai Soekarno Hatta (Bea Cukai Soetta) telah menyerahkan Mohd Saufi bin Othman ke Bareskrim Polri untuk diproses secara hukum. Dia diperiksa positif tiga jenis narkoba dan memakainya saat penerbangan.

Petugas menemukan barang bukti lain berupa satu botol kecil berisi urine 'cadangan' yang diduga disiapkan Mohd Saufi bin Othman untuk memalsukan hasil tes urine jika sewaktu-waktu ada pemeriksaan mendadak di bandara.

Maskapai Malaysia Airlines menyatakan akan kooperatif dengan otoritas Indonesia sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku terkait pilotnya ditangkap karena menyelundupkan puluhan kilogram ekstasi.

Kantor berita resmi Malaysia, Bernama memberitakan Malaysia Airlines mengatakan pihaknya menahan diri untuk berkomentar, tetapi menanggapi serius tuduhan tersebut.

Maskapai ini mengatakan pihaknya tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut karena masalah tersebut masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang Indonesia.

"Malaysia Airlines ingin menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan saat ini sedang melakukan peninjauan internal atas masalah tersebut," ujarnya. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK